Dzikir Setelah Sholat

Dzikir setelah sholat adalah amalan yang dianjurkan untuk menenangkan hati dan memperkuat hubungan dengan Allah. Dengan berdzikir, seseorang mengingat dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan, sekaligus memohon perlindungan serta keberkahan. Selain itu, dzikir juga menjadi bentuk refleksi diri agar lebih sabar, ikhlas, dan istiqomah dalam menjalani kehidupan. Amalan ini sederhana namun memiliki banyak keutamaan, seperti menambah pahala, menghapus dosa, dan memberikan ketenangan batin bagi yang rutin melakukannya. Berikut asalah bacaan dzikir setelah sholat:

1. Membaca Istighfar (3x)

Arab:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ (3x)

Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah.

Artinya:“Aku memohon ampun kepada Allah.”

2. Membaca Doa Keselamatan

Arab:

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ


Allahumma antas-salam wa minkas-salam, tabarakta ya dzal-jalali wal-ikram.

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah sumber keselamatan, dari-Mu datangnya keselamatan. Maha Suci Engkau, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”

3. Membaca Ayat Kursi

(QS. Al-Baqarah: 255)

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۚ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allahu laa ilaaha illa huwa al-hayyul qayyum, laa ta’khudzuhu sinatuw wa laa naum, lahu maa fissamawaati wa maa fil ardh, man dzalladzii yasyfa’u ‘indahu illa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yuhiithuuna bisyai’in min ‘ilmihi illa bimaa syaa’, wasi’a kursiyyuhus samawaati wal ardh, wa laa ya’uduhu hifzhuhuma, wa huwal ‘aliyyul ‘azhiim.

Artinya:

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang Maha Hidup, terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu-Nya melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

4. Membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil Takbir (Masing-masing 33x, lalu ditutup dengan 1x tahlil)

سُبْحَانَ اللَّهِ (33x)

الْحَمْدُ لِلَّهِ (33x)

َا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ (33x)

اللَّهُ أَكْبَرُ (33x)

Subhanallah (33x)

Alhamdulillah (33x)

Lailahaillallah (33x)

Allahu Akbar (33x)

Artinya:

“Maha Suci Allah.”

“Segala puji bagi Allah.”

"Tiada Yuhan selain

“Allah Maha Besar.”

Penyempurna Dzikir (1x Tahlil):

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir

Artinya:

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

5. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

(Dibaca 3x setelah Subuh dan Maghrib, 1x setelah sholat lainnya)

Surah Al-Ikhlas

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ۝١ اللَّهُ الصَّمَدُ ۝٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ۝٣ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ۝٤

Surah Al-Falaq

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ۝١ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ۝٢ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ۝٣ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ۝٤ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ۝٥

Surah An-Nas

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۝١ مَلِكِ النَّاسِ ۝٢ إِلَٰهِ النَّاسِ ۝٣ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ۝٤ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ۝٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ۝٦


6. Membaca Doa

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُسْلِمِينَ أَجْمَعِينَ

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَة


Allahumma antas-salam wa minkas-salam, tabarakta ya dzal-jalali wal-ikram.Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika. Allahummaghfir li wa liwalidayya wa lil-muslimina ajma’in. Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban-nar. Allahumma inni as’alukal ‘afwa wal ‘afiyata fid-dunya wal-akhirah.

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah sumber keselamatan, dari-Mu datangnya keselamatan. Maha Suci Engkau, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.

“Ya Allah, bantulah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”

“Ya Allah, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan seluruh kaum Muslimin.”

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.”

“Ya Allah, aku memohon ampunan dan kesehatan kepada-Mu di dunia dan di akhirat.”

7. Membaca Sholawat (33x)

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ

Allahumma sholli ‘ala Muhammad.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad.”



Komentar